Pages

"I believe in pink. I believe that laughing is the best calorie burner. I believe in kissing, kissing a lot. I believe in being strong when everything seems to be going wrong. I believe that happy girls are the prettiest girls. I believe that tomorrow is another day and I believe in miracles."
Audrey Hepburn
Showing posts with label scholarship. Show all posts
Showing posts with label scholarship. Show all posts

Monday, 1 July 2013

Erasmus Mundus Lotus Project Scholarship – Benda Apakah Ini?

pic from here

Saya yakin 100% scholarship hunter tahu skema beasiswa Erasmus Mundus. Beasiswa dari Uni Eropa yang mewajibkan awardeenya untuk berkuliah di beberapa kampus di beberapa negara sekaligus dalam meraih gelar S2 (sejak tahun terakhir sudah ada untuk S3). Eits, tidak semua Erasmus Mundus seperti itu loh. Metode yang tadi saya sebutkan identik dengan Action 1. Nah, kalau Lotus Project? Itu merupakan salah satu dari project EM Action 2. Nah loh, apa lagi itu Action 2?

Saya buat beberapa poin penting yang membedakan Action 1 dan Action 2 di Erasmus Mundus:

Action 1
Action 2
Applicant mendaftar langsung di program yang dituju tanpa memilih kampus.
Applicant mendaftar di kampus yang ada dalam kerangka kerjasama dan memilih jurusan yang tersedia.
Persaingan mendapatkan beasiswa tidak hanya se-Indonesia, namun global mendunia.
Sejak awal, applicant mendeskripsikan dirinya masuk Target Group 1, 2, atau 3. Persaingan applicant ada di level Target Group yang sama di negara yang sama.
Awardee akan berkuliah di beberapa kampus untuk menyelesaikan program master.
Awardee akan berkuliah di satu kampus yang telah dipilih sejak awal.
Pembagian program berdasarkan jurusan tertentu
Pembagian project berdasarkan kampus kerjasama,
Program untuk master degree atau doctorate degree.
Project untuk student exchange, staff exchange, master degree.

Tujuan umum EM Action 2 lebih ke arah meningkatkan hubungan kerjasama antara Uni Eropa dengan kampus-kampus tertentu di Indonesia. Oleh sebab itu di Action 2 terdapat beberapa project yang lebih diprioritaskan untuk kampus tertentu juga. Misalkan PANACEA untuk UGM, EXPERTS, dan LOTUS untuk ITB dan UGM. Selain itu, project yang ada ditujukan untuk beragam aktivitas, seperti student exchange selama 6 bulan, staff exchange 1 bulan, maupun master degree.

Bisa dibayangkan kan proses seleksi dan persaingan yang akan dihadapi oleh scholarship hunter? Jelas lingkup persaingannya relatif lebih sempit, karena menurut saya lawan-lawan yang akan dihadapi adalah teman-teman sealmamater saja (atau dengan satu atau dua kampus tetangga). Jadi, jika kamu adalah mahasiswa yang ingin mengambil kesempatan student exchange atau lulusan dari kampus yang masuk dalam prioritas project di Action 2, saya sarankan bener-bener fokus untuk apply beasiswa ini. Kalian tinggal isi form aplikasi secara online dan upload dokumen yang dibutuhkan (seperti pada umumnya). Give your best, and let God do the rest. :)

Wednesday, 19 June 2013

Scholarship Story from Me

Setiap scholarship awardee punya cerita masing-masing dalam mengejar mimpinya. Saya pernah mendengar ada yang apply beasiswa sampai belasan kali, ada yang hanya sekali sudah dapat. Tidak bisa ditentukan setelah berapa kali apply, baru dipastikan memperoleh beasiswa. Katanya sih, beasiswa itu seperti rejeki masing-masing orang yang tidak bisa ditebak kapan memperolehnya dan apa yang diperolehnya. Hanya satu yang saya pastikan sama, komitmen dan kerja keras yang tidak ada hentinya.

Kalau cerita saya? Cukup bersyukur baru dua kali apply, dan akhirnya diterima juga. Scholarship yang pertama saya apply di awal Januari 2013, sedangkan yang kedua saya apply di pertengahan Februari 2013. Pengumuman keduanya hanya berjarak kurang dari 1 minggu di April 2013. Bisa dibayangkan kan perasaan saya selama 1 minggu itu? Setelah hancur, jeda beberapa hari langsung terbang ke antah berantah. Hehe. Saya bersyukur bisa merasakan nano-nano perasaan itu :)

Saya ingin berbagi sedikit cerita tentang apa saja yang harus dipersiapkan dalam meraih beasiswa. Cekidot.

IELTS SCORE
Sampai sekarang saya masih ingat wejangan dari kakak kelas saya yang melanjutkan sekolah ke UK yakni jangan berpikir yang macam-macam kalau IELTS saja belum punya. IELTS Score adalah pintu gerbang pertama untuk apply sekolah ke luar negeri, karena ini menunjukkan kemampuan kamu dalam berkomunikasi secara akademis dan general. Pada umumnya, banyak beasiswa meminta pelamar memiliki score IELTS 6.5. More is better. Secara umum, bisa lihat tips saya di sini.

IJAZAH dan TRANSKRIP AKADEMIK (ENGLISH VERSION)
Cara mendapatkannya sangat mudah. Tinggal minta ke TU Program Studi atau Fakultas untuk membuatkan english versionnya. Kalau di kampus saya dulu, TU Prodi sudah menyiapkan 2 versi keduanya, dalam bahasa inggris dan bahasa indonesia.

MOTIVATION LETTER
Beratus-ratus link di luar sana telah memberikan informasi yang sangat jelas mengenai motivation letter. Jujur, saya belum ahli dalam penyusunan motivation letter. Namun, yang terpenting dari motivation letter menurut saya adalah benang merah antara apa yang sudah dilakukan di masa lalu, apa yang sedang dilakukan saat ini,  mengapa ingin melanjutkan studi dan apa yang akan dilakukan di masa datang dengan studi tersebut. Selain itu menurut saya yang penting adalah menyambungkan antara tujuan skema beasiswa dengan tujuan pribadi dan profesional kita. Semakin nyambung, semakin baik. Oia, jangan malu dan bosan untuk berkomunikasi dengan penerima beasiswa di tahun ajaran sebelumnya mengenai motivation letter. Minta koreksi dan masukan berkali-kali sampai motivation letter yang disusun mendekati kesempurnaan. :)
PS: Jangan pernah gunakan satu motivation letter untuk beberapa beasiswa sekaligus karena setiap beasiswa mempunya target group spesifik dan tujuan berbeda.

RECOMMENDATION LETTERS
Kenapa letters menggunakan "s"? Karena dokumen yang dibutuhkan bukan hanya 1, namun minimal 2 berkas! Hohoho. Pada umumnya surat yang dibutuhkan satu dari dunia akademis, bisa dari dosen pembimbing, dosen yang baik, dosen terdekat, dan satu dari dunia profesional, bisa dari bos langsung, bosnya bos, atau bosnya bosnya bos langsung, hehe. Seharusnya surat ini disusun oleh orang yang bersangkutan, namun untuk jaga-jaga lebih baik kalau draft surat sudah kita susun sedemikian rupa sehingga kita terkesan sangat keren. Ok, bagian ini memang paling freak dan membutuhkan muka tembok setembok-temboknya. Jadi, nantinya draft dapat dicoret-coret oleh beliau (mungkin) atau bisa juga langsung ditandatangan. Yihaaa. Contoh recommendation letters tersebar juga di jagad raya internet ini.

Oke, secara umum 4 hal tersebut merupakan modal utama seorang scholarship hunter dalam apply beasiswa. Selain itu ada paspor, CV, dll. yang menurut saya sudah pasti dimiliki :)

Semoga bermanfaat ya :)